AIR MANCUR (BOGOR) | Mendung yang menggantung di langit Bogor tidak menyurutkan langkah siswa dan guru di kota itu untuk menggali ilmu soal ngeblog. Mereka menghadiri talkshow berjudul “Blog sebagai Wahana Belajar dan Bersosialisasi” yang diadakan oleh Blogor, komunitas bloger Bogor siang tadi (15/11) di LPP Purnawarman.Talkshow diselenggarakan dua kali berturut-turut. Talkshow pertama dimulai sejak pagi ditujukan untuk siswa SMA, dihadiri 45 orang peserta. Bloger yang berbagi cerita saat itu berasal dari barudak Blogor sendiri.
Sjafri Mangkuprawira mengawali talkshow dengan membagikan pengalamannya dari yang awalnya tidak suka menjadi jatuh cinta pada kegiatan ngeblog. Dari pengalamannya, peserta diajak untuk berani mencoba hal-hal baru, mumpung belum terlambat.Lantas Hanggadamai berbagi tips dan trik soal ngeblog yang baik. Bunda Menik yang punya saung itu pun terlihat bersemangat ketika berbagi kisah mengenai sohibbloger, alias persahabatan yang terbentuk dari kegiatan ngeblog.
Siangnya, lebih dari seratus orang guru menjadi peserta talkshow berikutnya. Rupanya banyak guru yang nggak mau ketinggalan soal teknologi. Hal ini tentu sejalan dengan harapan Cucu Haris, Ketua Panitianya, yang berharap para guru melek teknologi ini lantas menularkan ilmunya kepada para siswanya.
Pada talkshow kedua ini, Romi Satria Wahono berbagi kiat membentuk personal branding dengan blogging. Salah satu pesannya adalah hindari ngeblog yang hanya menyalin tulisan orang. Buatlah tulisan yang orisinil. Gimana bila ada yang menyalin tulisan kita? Jangan sewot, karena menurutnya itulah pengakuan bahwa tulisan kita diakui kualitasnya. Selain Romi Satria Wahono, Drs. Matrisoni dan Bambang juga ikut membawakan materi.
Sebagai hiburan, doorprize berupa merchandise cantik dagdigdug menjadi buah tangan bagi para peserta yang aktif dalam diskusi. Tak dapat hadiah? Tak masalah, karena ilmu yang didapat tentu tak kalah menarik.
Talkshow ini menjadi salah satu gebrakan yang dilakukan Blogor, komunitas bloger yang usianya baru seumur jagung itu. Tujuannya boleh juga, untuk memasyarakatkan blog sebagai wadah kreativitas siswa dan guru. “Kami juga ingin supaya internet yang tadinya candu negatif bagi anak muda, berubah menjadi candu positif”, kata Cucu, sembari berharap acara seperti ini bisa terus berlanjut.
16 November 2008